Monday, January 11, 2016

CARA MELANGSINGKAN TUBUH DENGAN BAHAN TRADISIONAL & ALAMI

Cara melangsingkan tubuh yang paling aman adalah dengan menggunakan bahan tradisional yang alami, penggunaan bahan bahan alami diyakini sangat jauh dari resiko dan efek samping. Mempunyai tubuh langsing adalah impian setiap wanita di seluruh belahan dunia. Namun bukan hanya wanita, bahkan kaum pria pun sering melakukan diet dan olahraga agar penampilannya selalu menarik dan tentunya sehat.

Banyak orang yang melangsingkan tubuh dengan cara yang tidak menyehatkan, merusak kesehatan, atau bahkan tidak lazim. Demi tubuh langsing dan menarik apapun cara rela ditempuh demi mendapatkan tubuh yang langsing yang diimpikan, bahkan mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Sebagian orang khususnya wanita yang tidak sabar menjalankan proses pelangsingan secara alami memilih jalan yang instan seperti menggunakan obat-obatan bahkan operasi sedot lemak, botox, dan sejenisnya yang tanpa dipedulikan bahaya bagi tubuhnya sendiri.

Sejak dulu bahkan hingga sekarang obat-obatan tradisional masih banyak digunakan, karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkan efek samping dan masih dapat dicerna baik oleh tubuh. Ada beberapa perusahaan besar banyak mengolah obat-obatan tradisional dengan cara modern dan diteliti lebih lanjut yang sering kita kenal dengan nama obat herbal.

Ada berbagai produk dan berbagai merk obat melangsingkan tubuh yang menawarkan banyak sekali keunggulan dan dengan aneka bahan kimia yang mempercepat proses pelangsingan. Tapi tahukah anda, apa saja efek samping yang ditimbulkan? Berikut ini beberapa efek samping mengkonsumsi obat pelangsing (Sumber : Yahoo & Google) :
  • Kerusakan ginjal
  • Kerusakan lambung
  • Badan lemas
  • Dan gangguan kesehatan lainnya

Berikut ini adalah cara membuat ramuan melangsingkan tubuh dengan bahan-bahan yang alami dan cara membuatnya pun sangat mudah.

BAHAN TRADISIONAL UNTUK MELANGSINGKAN TUBUH


Bahan yang diperlukan cukup mudah didapatkan khususnya dipedesaan, atau dipasar pasar tradisional pada kota besar.
  • Bangle 20 gram
  • Daun jati belanda 15 gram
  • Lempuyang 15 gram
  • Temu hitam/ireng 10 gram

CARA MEMBUAT RAMUAN OBAT PELANGSING TUBUH


1. Rebus semua bahan mulai dari bengle, daun jati belanda, lempuyang, dan temu hitam/ireng dengan 2 gelas air.
2. Diamkan hingga dingin.
3. Minum air hasil seduhan setiap pagi dan sore secara rutin.

CATATAN

Agar ramuan diatas dapat berfungsi dengan maksimal, maka harus di sertai dengan:
  • Menjaga pola makan, Jaga pola makan dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan gula seperti kue tart, es krim, makanan cepat saji dan minuman bersoda.
  • Sebaiknya perbanyak mengkonsumsi makanan yang berserat seperti, buah dan sayur.
  • Olahraga yang teratur dapat membantu pembakaran lemak menjadi energi serta dapat menjaga kebugaran tubuh.
  • Olah raga bisa dilakukan di halaman rumah atau sekitar lokasi rumah, seperti bersepeda, jogging, sit up, dan berenang.
  • Disiplin dan bersungguh-sungguh sangat diperlukan. Karena ini bukan cara instant, jadi harus dilakukan secara teratur dan terus menerus.
  • Kesehatan harus tetap menjadi prioritas. Maka tubuh langsing dan sehat akan menjadi milik anda.

Cara melangsingkan tubuh dengan bahan tradisional ini merupakan metode alami sehingga tidak perlu melakukan hal-hal yang bisa sampai merusak dan membahayakan kesehatan tubuh. Asalkan dijalani dengan sungguh-sungguh, dengan cara alami dan sehat pun kita bisa mendapatkan tubuh yang langsing.

reff : http://caramembuatmu.blogspot.com/2013/12/cara-melangsingkan-tubuh-dengan-bahan-tradisional-alami.html

Dasyatnya Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan

Wudhu merupakan sarana untuk mendektakan diri kepada Allah SWT karena sang pencipta menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Wudhu merupakan salah satu ?Amaliyah Ta?abbudiy sebagai syarat sahnya melaksanakan Ibadah Shalat. Selain menjadi perintah agama, wudhu adalah ritual pengkondisian seluruh aspek hidup, mulai dari psikologis hingga fisiologis.

Seorang psikiater dan neurolog asal Austria, Prof Leopold Werner von Ehrenfels menemukan bahwa wudhu danpat menstimulasi pusat syaraf dalam tubuh manusia. Kegiatan tersebut menstimulir lima organ panca Indra yaitu mata, telinga, hidung, mulut, tangan dan kaki. Stimulus tersebut akan dihantarkan melalui meridian ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang bersifat terapi. Di lain pihak, bagian yang dibasuh juga merupakan pintu masuk bagi ribuan kuman,virus, dan bakteri.

Dalam tubuh kita terdapat titik syaraf yang saling berhubungan satu sama lain. Misalnya syaraf diujung jari jemari berhubungan dengan empedu, liver dan jantung. Ketika berwudhu kita memberikan sentuhan dan pijatan sambil membasuh air pada anggota tubuh tertentu yang menjadi anggota wudhu. Hal ini memberikan dampak positif kepada kesehatan tubuh.

Peneliti lain adalah Dr Magomedov dari lembaga General Hygiene and ecology di Daghestan State Medical Academy. Ia menyimpulkan bahwa wudhu mampu menstimulasi titik aktif biologis (Biological Active Spot). Pada anggota badan yang terkena perlakuan kayfiyat wudhu, terdapat ratusan titikakupunktur yang bersifat reseptor terhadap stimulus berupa basuhan, gosokan,usapan, dan tekanan/urutan ketika melakukan wudhu.

Titik biologis ini mirip dengan refleksiologi Cina yang sangat rumit dan butuh waktu hingga 15-20 tahun untuk bisa menguasainya. Namun wudhu begitu sederhana dan mudah untuk dikuasai. Dari 65 titik refleks Cina adalah bagian tubuh yang dibasuh air wudhu, lima lainnya terletak antara tumit dan lutut,dimana bagian ini juga merupakan area wudhu yang tidak diwajibkan.

Pengobatan modern dengan menggunakan sarana air dikenal dengan hydromassage. Pada penemuan modern ini dijelaskan bahwa Sistem metabolisme tubuh manusia terhubung dengan jutaan syaraf yang ujungnya tersebar sepanjang kulit. Membasuh anggota tubuh dalam wudhu memberikan efek positif pada bagian tubuh lainnya.

Misalnya pada bagian membasuh wajah dengan air memberikan efek postif pada usus, ginjal, sistem syaraf dan sistem reproduksi. Sedangkan membasuh kaki akan memberikan efek positif pada kelenjar pituitary otak yang mengatur fungsi kelenjar endokrin. Di telinga terdapat ratusan titik biologis yang akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit.

Dari sudut pandang pengobatan medis, Mokhtar Salem dalam bukunya Prayers: a Sport for the Body and Soul menjelaskan bahwa wudhu bisa mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Cara paling efektif mengeyahkan resiko ini adalah membersihkannya secara rutin. Berwudhu lima kali sehari adalah antisipasi yang lebih dari cukup.

Berdasarkan penelitian modern, berkumur-kumur saat wudhu berkhasiat untuk menjaga mulut dan tenggorakan dari peradangan dan menjaganya dari terjadinya peradangan gusi. Hal ini karena berkumur-kumur berfungsi memelihara gigi dan membersihkannya dari sisa-sisa makanan yang masih menempel. Kegiatan berkumur-kumur juga bermanfaat menguatkan sebagian urat wajah dan menjaga kebersihannya. Ini merupakan suatu latihan penting yang telah dikenalkan oleh para pakar pendidikan olahraga.

Sementara itu membasuh wajah menurut Salem dapat meremajakan sel-sel kulit muka dan membantu mencegah munculnya keriput. Selain kulit,wudhu juga meremajakan selaput lendir yang menjadi gugus depan pertahanan tubuh. Peremajaan menjadi penting karena salah satu tugas utama lendir ibarat membawa contoh benda asing yang masuk kepada 2 senjata pamungkas yang sudah dimilki oleh manusia secara alami,limfosit T(sel T) dan limfosit B(sel B).Keduanya bersiaga di jaringan limfoid dan sistem getah bening serta mampu menghancurkan penyusup yang berniat buruk terhadap tubuh. Bayangkan jika fungsi mereka terganggu. Sebaliknya, wudhu meningkatkan daya kerja mereka.

Pintu masuk lain yang tak kalah penting adalah lubang hidung. Dalam wudhu disunnahkan menghirup air kedalam hidung dan kemudian mengeluarkannya. Cara ini adalah penangkal efektif ISPA (infeksi saluran pernapasan akut),TBC, dan kanker nasofaring secara dini.

Rahasia lainyanya menurut penelitian ilmiah peredaran darah di bagian atas anggota badan, kedua tanggan, kedua lengan, bagian bawah badan seperti kedua telapak kaki dan kedua betis termasuk lemah. Sebab tempatnya yang jauh dari pusat peredaran darah, yaitu jantung. Bila anggota ini semua dibasuh seraya dipijat-pijat dengan penuh perhatian maka hal ini akan berdampak memperlancar perederaan darah sehinga menambah stamina tubuh.

Sebenarnya kita dianjurkan untuk selalu suci dari hadast dan najis dengan selalu menjaga wudhu. Tidak hanya pada waktu sholat,tetapi juga di waktu yang lain seperti saat akan membaca Al-Qur?an,setelah mengantarkan jenazah, bangun dari tidur ataupun ketika sedang mengantuk.Selain fungsi fisiologis,wudhu juga efektif mengendalikan emosi. Setiap kali merasa ingin marah, seorang muslim sangat dianjurkan untuk mengambil air wudhu untuk mendinginkan pikiran dan menentramkan hati.

Pastinya apa yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT memiliki manfaat dan juga berarti peringatan. Wudhu mungkin menjadi aktivitas yang dianggap sepela bagi sebagian orang. Namun Islam begitu indah dengan mengkombinasikan ilmu agama dan ilmiah. Terlihat begitu sempurna agama ini dan tidak ada keraguan di dalamnya.


reff : http://www.infoyunik.com/2015/02/dasyatnya-manfaat-wudhu-bagi-kesehatan.html