Friday, February 12, 2016

Manfaat Buah Sirsak Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Buah Sirsak Bagi Kesehatan Tubuh - Anda tahu bukan buah sirsak? Buah ini ternyata banyak sekali manfaat,rasanya asam manis yang menyegarkan mulut,bisa menggoyang lidah kita.Selain dikonsumsi ternyata buah ini banyak dijadikan obat tradisional yang bermanfaat bagi tubuh kita.Pada kesempatan kali ini saya akan menulis artikel tentang Manfaat Buah Sirsak Bagi Kesehatan Tubuh.Silahkan disimak



Manfaat Buah Sirsak Bagi Kesehatan Tubuh

  • Mengatasi Ambeien
Caranya buah sirsak yang sudah matang diperas,kemudian ambil air perasan sebanyak 1 gelas,lalu minum air ini 2x dalam sehari

  • Anyang- anyangan
Siapkan buah sirsak yang setengah matang,dan guka pasir secukupnya,lalu rebus ke dalam air sebanyak 2 gelas,kemudin disaring lalu diminum

  • Sakit pada Kandung Kemih
Sediakan buah sirsak yang masih setengah matang ,gula dan garam secukupnya,bahan- bahan tersebut di rebus bersamaan seperti membuat kolak,Lalu bisa di makan,lakukan secara rutin selama satu minggu.

  • Mengobati Diare pada Bayi
Buah sirsak mengandung bahan yang dapat menyembuhkan diare pada bayi,caranya sediakan 1 buah sirsak yang sudah matang,lalu peras hingga keluar air nya,lalu minumkan pada bayi 2 sampai 3 sendok makan.
  • Manfaat lainya pada Buah Sirsak
1.Biji buah sirsak mengandung zat emesis yang berguna untuk mengurangi rasa mual& muntah.
2.Kulit akar dapat menjadi racun
3.Daunya dapat mengatasi masalah kulit & reumatik
4.Bunganya dapat mengobati gangguan pada hidung.
5.Daun sirsak yang direbus dapat meringankan peradangan pada tenggorokan.

Sekian sobat beberapa Manfaat Buah Sirsak Bagi Kesehatan Tubuh,Semoga bermanfaat



reff : http://perilian.blogspot.com/2013/11/manfaat-buah-sirsak-bagi-kesehatan-tubuh.html

Kerokan Picu Peningkatan Produksi Morfin dalam Tubuh, Berikut 10 Fakta Tentang Kerokan yang Perlu Anda Ketahui

Kerokan merupakan salah satu metode penyembuhan yang dipercaya dapat mengusir angin yang ada di dalam tubuh. Efek kerokan dapat menimbulkan perasaan tenang dan segar, pasalnya kegiatan ini memicu peningkatan produksi morfin di dalam tubuh yang disebut Beta Endorfin.

Gak heran kalau orang yang pernah dikerok akan terbiasa melakukan hal ini jika masuk angin. Sebenarnya metode penyembuhan dengan kerokan ini sudah dilakukan secara turun temurun dan dari generasi ke generas. Namun masih banyak saja orang yang salah kaprah tentang kegiatan penyembuhan ini. Berikut ini fakta unik yang mungkin belum anda ketahui tentang kerokan.

1. Kerokan bukti nyata dari teori Einsten
Anda pasti sudah tahukan rumus relativitas Albert Einsten yang paling terkenal E=MC2 bukan? Ya sebenarnya kerokan sama halnya dengan mempraktikkan rumus ini, yakni energi yang ditimbulkan dari gesekan dua permukaan benda. Sama halnya ketika sedang kerokan, kita menggosokan uang logam atau sendok berulang-ulang, sehingga menciptakan energi panas. Meskipun kegiatan kerokan merupakan tradisi nenek moyang, namun ternyata tetap saja penyembuhan ini menjiwai prinsip-prinsip ilmiah.

2. Sebenarnya kerokan tidak dapat mengusir angin
Banyak yang menganggap bahwa kerokan dilakukan untuk mengusir masuk angin karena adanya angin di dalam tubuh. Padahal sebenarnya udara atau angin udara atau angin malah membuat pembuluh darah di kulit menyempit sehingga otot kekurangan oksigen dan tidak ada udara yang masuk. Nah otot yang tidak bernafas ini lah yang menyebabkan rasa nyeri otot (mialga) dan pegal-pegal yang biasa dianggap sebagai gejala masuk angin.

Jadi sebenarnya kegiatan mengerok dengan menggesekkan uang logam atau sendok ini berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah yang menyempit karena udara dingin, dan bukan karena anginnya keluar.

3. Bekas merah yang pekat sehabis kerokan tidak berarti sakitmu parah
"Tu kan merah banget ni, untung cepet dikerokin, kalau enggak pasti tambah parah," mungkin seperti inilah komentar ibu kita kalau pas ngerok terus warnanya merah banget. Padahal warna merah yang pekat ini tidak karena penyakitnya semakin parah, sebenarnya bekas itu merupakan jejak pembuluh darah yang terbuka atau pecah seiring gesekan koin atau kerokan. Di daerah yang dikerok akan terisi dengan aliran darah yang sebelumnya tertutup.

4. Biasanya biar cepat sembuh, semua bagian dikeroki, padahal itu tidak perlu
Biasanya kalau ingin cepat sembuh, para maniak kerokan akan mengerok semua bagian tubuhnya. Itu gak perlu, pasalnya kerokan idealnya hanya dilakukan di punggung. Daerah ini merupakan pusat syaraf terpadu dengan pembuluh darah yang paling panjang dan menyebar kemana-mana. Pembuluh darah tepi yang pecah di ujungnya akibat kerokan akan memaksa sekujur pembuluh darah tersebut untuk melebar. Gak bisa dibayangkan kalau cewek-cewek sampai ngerok di bagian tangan, leher betis, oh no...terus ke kantor dengan rok pendek.

5. Layaknya Mencandu Morfin yang Bikin Tenang dan Segar, Kerokan Itu Memicu Peningkatan Produksi Morfin dalam Tubuh Yang Disebut Beta Endorfin
Nah disamping melancarkan aliran darah yang mampu mengurangi nyeri otot dan pegal-pegal, kerokan ternyata juga bisa kamu tenang dan segar layaknya menghirup morfin atau zat sedatif. Eits?ini bukan morfin atau obat-obat terlarang yang bisa membuat kamu di penjara itu lho. Ini adalah morfin yang diproduksi secara alami dalam tubuh kita sendiri yaitu 'beta endorfin'. Produksi hormon ini diatur oleh jaringan endotel, yaitu bagian terdalam dari pembuluh darah kita.

Tekanan yang dihasilkan oleh gerakan kerokan ternyata mampu mencapai jaringan tersebut sehingga produksi beta endorfin dalam tubuh kita meningkat. Konsep ini sama halnya ketika kamu sedang dipijat. Maka dari itu banyak orang yang kecanduan dengan rasa tenang dan segar setelah dipijat atau dikerok. Tapi ingat, apapun jika dalam jumlah berlebihan itu bisa jadi buruk. Jadi walaupun dipijat maupun kerokan itu tidak berbahaya, tapi kalau sampai kecanduan kan repot juga?!

6. Sebenarnya kesembuhan karena kerokan tergangung kepada kepercayaan terhadap cara pengobatan ini
Sebelumnya sudah dibahas mengapa kerokan bisa menghangatkan, mengurangi pegal-pegal, menenangkan, dan menyegarkan, tapi apakah kerokan benar-benar bisa menyembuhkan masuk angin? Lagi-lagi itu tergantung definisimu atas gejala masuk angin sendiri. Tapi secara umum, kerokan itu memang bisa meningkatkan kekebalan tubuh lho.

Pelebaran atau pembesaran diameter pembuluh darah sebagai akibat kerokan secara tidak langsung juga menyediakan ruang lebih untuk pergerakan sel darah putih yang merupakan agen kekebalan tubuh utama. Nah, sel-sel darah putih ini jadi semakin reaktif untuk mempertahankan tubuh kita ketika ribuan ujung pembuluh darah tepi pecah layaknya terbentur atau dipukul. Pecahnya pembuluh darah tepi yang juga bisa disebut peradangan ini juga memicu reaksi zat anti-peradangan yang disebut 'cytokines'.

Nah ilusi seakan-akan tubuh kita terserang radang dan terluka dalam kerokan itu ternyata memicu peningkatan sistem kekebalan tubuh kita sendiri.

7. Walaupun Pada Dasarnya Tergolong Aman, Tapi Khusus Untuk Ibu-Ibu Hamil Kerokan Bisa Menyebabkan Kelahiran Prematur
Banyak juga orang yang meragukan keabsahan kerokan karena meragukan manfaat dan khawatir dengan berbagai efek samping negatif yang secara medis justru membahayakan. Hipwee sudah menjelaskan diatas berbagai manfaat dari kerokan, tapi apakah benar kerokan justru dapat membahayakan kesehatan?

Kekhawatiran biasanya terpusat antara penipisan kulit, peradangan, atau masuknya bakteri ketika pori-pori kulit terbuka. Disamping belum benar-benar terbukti secara ilmiah, daya regenarasi kulit manusia yang cukup cepat menjadikan ketakutan ini tidak begitu signifikan. Asalkan tidak berlebihan atau kecanduan, kerokan tidak akan membahayakan kesehatanmu.

Nah tapi khusus untuk ibu-ibu hamil, kerokan itu bisa jadi berbahaya. Tidak secara langsung mengancam jiwa ibu atau janin, tapi memicu kelahiran prematur. Zat anti-peradangan ?cytokines? yang pada tubuh orang biasa meningkatkan kekebalan tubuh, pada ibu hamil justru akan menyebabkan munculnya zat ?prostaglandin?. Zat ini bisa memicu kontraksi dini pada kehamilan sehingga berisiko menyebabkan kelahiran prematur. Makanya, untuk ibu-ibu hamil coba deh cari pengobatan lain ya kalau masuk angin.

8. Ternyata gak Cuma di Indonesia aja loh, kerokan juga sudah menyebar ke negera-negara lain
Menggesekkan objek ke permukaan kulit secara berulang kali untuk ?mengusir angin? bukanlah metode penyembuhan tradisional yang hanya dapat ditemui di Indonesia. Jika di Indonesia objek yang sering dipakai untuk kerokan adalah uang logam, di negara-negara lain seperti Cina, Vietnam, Kamboja, atau Laos objek yang digunakan berbeda-beda. Kerokan ala Cina yang disebut ?gua sha? menggunakan sejenis batu giok dengan juga dibantu semacam minyak untuk menghindari iritasi kulit.

Walaupun jenis objek dan minyak yang digunakan untuk mengerok punggung berbeda-beda, namun uniknya kearifan lokal yang mengilhami praktik pengobatan tradisional itu justru mirip. Seperti halnya ?gua sha?, kerokan di Vietnam yang disebut ?cao gio? ternyata artinya juga ?mengusir? atau menggeser angin. Di berbagai kebudayaan Timur ini tampaknya angin melambangkan keburukan atau kesakitan yang harus dihilangkan. Jadi mungkin ?masuk angin? atau ?mengusir angin? itu sebenarnya lebih sarat dengan nilai kebudayaan dibandingkan benar-benar berarti angin dalam tubuh.

9. Hati-Hati Kalau Mempraktikan Kearifan Pengobatan Timur Ini di Negara-Negara Barat. Bekas Merah Kehitaman Mirip Lebam Sering Dikira Bekas Pukulan atau Kekerasan Fisik Lho
Namanya juga tradisi atau kekayaan budaya, ya pastinya orang yang benar-benar bisa memahami nilai dan manfaat kerokan itu ya hanya orang Indonesia. Nah setelah mengetahui bahwa banyak juga orang-orang di negara tetangga yang memiliki tradisi yang serupa, ternyata ada juga bangsa lain yang sama sekali tidak mengerti kebaikan kerokan ini.

Parahnya di negara-negara Barat, tradisi yang sudah turun temurun digunakan untuk mengobati ?masuk angin? di kebudayaan Timur ini justru sering dikira sebagai bentuk kekerasaan fisik. Banyak orang Indonesia atau Vietnam yang pergi ke rumah sakit di tempat bermukim mereka di Amerika Serikat dengan bekas kerokan justru dicurigai atau bahkan dilaporkan untuk kekerasan rumah tangga. Lebih parah lagi jika bekas kerokan itu ditemukan pada anak-anak, orang tuanya bisa dilaporkan untuk kasus kekerasan anak. Padahal itu justru bentuk kasih sayang untuk suami atau anak mereka.

10. Kerokan memang belum dibuktikan secara empiris dapat menyembuhkan secara medis, namun tradisi ini patut dipertahankan mengingat sudah dilakukan sejak beribu-ribu tahun yang lalu.
Budaya kerokan yang kini sudah mulai hilang di kalangan anak muda sebenarnya tetap perlu dilestrikan. Penelitian ilmiah tentu saja menjadi salah satu jembatan untuk meluruskan kesalahpahaman dan mitos yang tidak benar tentang kerokan. Ya meskipun kamu yang saat ini membaca artikel ini tidak percaya dengan khasiat kerokan, namun tidak serta-merta tidak peduli dengan kekayaan tradisi Indonesia yang satu ini. Mana tau kalau ada penelitian ilmiah, kerokan bisa jadi salah satu pengobatan alternatif yang mendunia.

Nah menarik kan fakta-fakta tentang kerokan ini. Meskipun sudah sering melakukan kerokan, ternyata masih banyak fakta yang belum anda ketahui. Semoga informasi unik ini bisa menjadi referensi baru untuk anda. Doanya semoga kerokan bisa dikaji lebih dalam, dan bisa menjadi salah satu pengobatan alternatif di seluruh dunia.


reff : http://www.infoyunik.com/2015/01/kerokan-picu-peningkatan-produksi.html

Khasiat dan Manfaat Apel

Khasiat dan Manfaat Apel - Budidaya Petani. Buah apel merupakan jenis buah yang dihasilkan dari pohon buah apel yang biasanya berwarna merah kulitnya jika masak, namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya. Apel dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Tumbuhan ini di Eropa dibudidayakan terutama di daerah subtropis bagian Utara. Sedang apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur. Atau juga berasal dari daerah Gunung Pangrango, Jawa Barat. Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan apel dikatagorikan sebagai salah satu anggota keluarga mawar-mawaran dan mempunyai tinggi batang pohon dapat mencapai 7-10 meter. Daun apel sangat mirip dengan daun tumbuhan bunga mawar. Berbentuk bulat telur dan dihiasi gerigi-gerigi kecil pada tepiannya. Pada usia produktif, apel biasanya akan berbunga pada sekitar bulan Juli. Buah apel yang berukuran macam-macam tersebut sebenarnya merupakan bunga yang membesar atau mengembang sehingga menjadi buah yang padat dan berisi. Nama Lokal : Apel (Indonesia, Malang), Apple (Inggris), Appel (Perancis)

Khasiat dan Manfaat Apel

Khasiat dan Manfaat Apel

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kencing manis (diabetes mellitus), Diare;

Pemanfaatan :
1. Diabetes Mellitus : Bahan: 1 biji buah apel berukuran sedang. Cara membuat : dibelah menjadi 4 bagian dan direbus dengan air 3-4 gelas sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas. Cara menggunakan : diminum pagi-sore, dan dilakukan secara rutin.

2. Diare : Bahan: buah apel yang belum begitu masak. Cara menggunakan: dimakan biasa.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Buah apel (Pyrus malus) selain mempunyai kandungan senyawa pektin juga mengandung zat gizi, antara lain (per 100 gram) : - Kalori 58 kalori - Hidrat arang 14,9 gram - Lemak 0,4 gram - Protein 0,3 gram - Kalsium 6 mg - Fosfor 10 mg - Besi 0,3 mg - Vitamin A 90 SI - Vitamin B1 0,04 mg - Vitamin C 5 mg - dan Air 84 %.

Demikian artikel Khasiat dan Manfaat Apel, semoga dapat bermanfaat. Konsultasikan pada ahlinya karena iniformasi diatas hanyalah bersifat informasi saja.

Artikel Lainnya:
Manfaat dan Khasiat Anyang Anyang
Khasiat dan Manfaat Anting-anting
Khasiat dan Manfaat Alpukat
Manfaat dan Khasiat Alang - Alang
Manfaat dan Khasiat Angsana
Manfaat dan Khasiat Andong


reff : http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/12/khasiat-dan-manfaat-apel.html

Manfaat Menangis Untuk Kesehatan Mata

Manusia biasanya akan sekuat tenaga menahan tangis agar tidak terlihat lemah. Air mata yang dihasilkan dari aktivitas menangis memang kerap jadi pertanda lemahnya seseorang saat mengalami permasalahan hidup. Padahal air mata tidak keluar saat menangis sedih saja, melainkan juga bisa keluar ketika seseorang tengah merasa bahagia.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa menangis baik untuk kesehatan mata. Kandunga air mata yang dikeluarkan dari aktivitas menangis ternyata membuat mata lebih sehat. Jika tidak ada air mata maka tidak ada pelumasan dan juga penglihatan. Air mata membasahi permukaan depan mata dan memungkinkan kelopak mata mengedip dengan nyaman.

Air mata yang keluar dari aktivitas menangis juga dapat membuang debu, benda asing termasuk kuman-kuman mikro dari mata. Dalam banyak contoh benda asing ini bisa berupa sesuatu yang kecil, seperti butiran debu yang bisa masuk tanpa disadari.

Kotoran itu berkumpul di sudut dalam mata, dimana airmata biasanya berkumpul. Inilah yang kemudian menyebabkan mata merah dan penumpukan kotoran mata (belek). Dengan menangis, maka kotoran-kotoran ini akan otomatis terdorong dan ikut keluar bersama air mata yang produksinya berlebih.

Air mata juga tidak hanya melumasi bola mata dan kelopak mata, mereka juga mencegah dehidrasi membran mukosa atau selaput lendir. Membran berfungsi untuk menghalangi masuknya mikroba yang berbahaya. Selain pertahanan fisik, membran mukosa dapat berfungsi sebagai pertahanan kimiawi. Ketika menangis, membran mukosa akan berfungsi optimal menagkal mikroba yang bisa merusak mata.

Air mata juga mengandung enzim Lisozim yang memiliki aktivitas sebagai bakterisidal untuk melarutkan bagian luar bakteri. Sifat enzim ini adalah dapat melemahkan dan 'membunuh' mikroorganisme dan sampah-sampah yang dihasilkan oleh mikroorganisme tertentu. Enzim ini bekerja dengan menghancurkan dinding sel bakteri, yaitu kulit terluar yang bersifat kaku dan merupakan lapisan pelindung. Bahkan menurut penelitian enzim ini bisa memberikan perlindungan terhadap kontaminasi Antraks.

Selain lisozim, air mata juga mengandung beta-lisin, laktoferin, dan gamma globulin (IgA) yang merupakan protein sepsifik pada air mata dan memberikan air mata sifat antimikrobial. Hal ini membantu mencegah infeksi pada mata.

Jadi tidak selamanya menangis itu buruk bukan? Sebenarnya tanpa menangis pun air mata tetap diproduksi namun dalam jumlah yang kecil. Sehingga mata akan tetap sehat meski tanpa menangis. Namun jika sedang berada dalam kondisi harus menangis, maka jangan tahan hal tersebut karena baik untuk kesehatan. Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.


reff : http://www.infoyunik.com/2015/08/manfaat-menangis-untuk-kesehatan-mata.html

Khasiat dan Manfaat Andong

Khasiat dan Manfaat Andong - Budidaya Petani. Berikut adalah Khasiat dan Manfaat dari Andong.

Khasiat dan Manfaat Andong

Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT KHAS Mendinginkan. KHASIAT Hemostatik dan anti bengkak.
KEGUNAAN:

1.Batuk darah.
2.Disentri.
3.Haid terlalu banyak.
4.Wasir berdarah.

RAMUAN DAN TAKARAN
Batuk Darah, Haid terlalu banyak
Ramuan:
Daun Andong segar        5 helai
Air                                    secukupnya

Cara pembuatan:
Dibuat infus, diseduh, atau dipipis.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml. Untuk pipis, diminurn 1 kali sehari 1/4 cangkir.

Lama pengobatan:
Diulang sampai sembuh.

Wasir
Ramuan:
Daun Andong segar    3 helai
Daun Wungu segar    7 helai
Air matang                 secukupnya

Cara pembuatan:
Dipipis.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 1/4 cangkir.

Lama pengobatan:
Diulangi selama 14 hari.

 Artikel Lainnya:
 Manfaat dan Khasiat Alpokad
 Manfaat dan Khasiat Akar Wangi
 Manfaat dan Khasiat Akar Manis
 Manfaat dan Khasiat Ajeran
 Manfaat dan Khasiat Alang alang


reff : http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/10/khasiat-dan-manfaat-andong.html