
KUNCINYA ADALAH USUS
Makanan yang kita konsumsi setiap hari di cerna oleh lambung dan diserap oleh usus. usus kecil bertugas untuk menyerap sari makanan, sedangkan usus besar bertugas menyerap cairan dari sisa pebyerapan usus kecil, sehingga menghasilkan produk terakhir berupa kotoran (tinja). Selama proses tersebut berjalan dengan lancar, tidakan ada masalah. Tubuh Anda akan sehat, bahkan mungkin terlihat awet muda.
Akan tetapi, kebanyakan orang tidak mengalami proses cerna-serap-buang tersebut dengan baik. Buktinya dapat langsung diketahui dari pola buang air besar. Apakah anda buang air besar pada waktu-waktu tertentu setiap hari? Pernahkah anda mengalami sembelit akibat tinja yang keras, atau justru mengalami diare? Sumber masalah dalam buang air besar adalah penumpukan kotoran berlebihan di usus besar. Cobalah membayangkan apabila sampah menumpuk didapur anda. Apa yang akan terjadi? Pasti akan terjadi pembusukan atau timbul bau yang menyengat, bukan? Demikian pula akibat penumpukan kotoran di usus besar. kotoran tersebut akan mengeluarkan racun-racun yang merangsang virus untuk berkembang biak dengan cepat dan memperburuk kondisi usus.
Orang dengan kondisi pencernaan yang buruk tidak dapat menjalani hidup dengan bahagia. Pikirannya juga cenderung negatif. Di dalam usus pun, terbentuk banyak sel kekebalan tubuh yang bertugas mempertahankan tubuh dari virus. Akan tetapi, jika terdapat timbunan sampah berlebihan di dalam usus, ketahanan dan fungsi organ-organ tubuh akan melemah sehingga tubuh mudah terserang penyakit. Jika anda ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar agar dapat menjalani kehidupan yang berkualitas sampai kapan pun, kebersihan usus anda perlu mendapat prioritas. Saya ingin menegaskan hal ini karena masalah kebersihan usus merupakan bagian terbesar dari tantangan anda untuk meraih hal itu.
Sumber : Buku Healty Life - Revolusi Makanan, Dr. Hiromi Shinya
reff : http://bagasajiharvian.blogspot.com/2015/06/kunci-hidup-sehat.html

No comments:
Post a Comment